Selasa, 10 Januari 2017

Bukittinggi Kota Kecil Sejuta Cerita

Nama saya Zainal Riski dan oleh ibu saya dari kecil saya dipanggil dengan "Eki", saya sebenarnya juga merasa aneh dengan panggilan tersebut tetapi mungkin karena ibu saya waktu kecil selalu memanggil saya dengan kata dari nama saya yang paling mudah doang yaitu kata "KI" jadi munkin karena "ki" itulah nama panggilan saya menjadi "eki" tapi jujur sampai sekarang huruf "E" dibelakangnya masih misterius bagi saya, hmm kita forget ajala about my cool name itu hihi karena yang akan saya ceritakan disini adalah all about the Bukittinggi City. In Fact Saya berasal dari kabupaten Mandailing Natal yaitu merupakan salah satu kabupaten di wilayah provinsi Sumetera utara Indonesia dan beberpa tahun lalau saya migrasi atau istilah minang krennya merantau ke kota Bukittinggi ini tepatnya pada januari 2012. Banyak hal yang telah saya alami, saya pelajari dan saya nikamati juga dikota ini yaitu samahalnya seperti manusia normal lainnya pasti mengalami juga yang namanya hal berikut mulai dari love, friends, work, galau, alone, lonely and many more. Kota Bukittinggi merupakan kota wisata yang katanya termasuk kota the best juga di pulau sumatera karena kultur alam dan budaya nya yang sangat unik dan indah bagi saya sih ungkapan "the best" tersebut tidak terlalu berlebihan walaupun agak lebay tapi lumayan cocoklah karena dari sisi pendapatan kota dan warganya sangat banyak bersumber  dari sektor wisata dan di kota Bukittinggi juga kita tidak akan kesulitan untuk mencari sosok manusia dengan rambut putih-putih dan badan tinggi besar yang biasa kita istilahkan dengan sebutan "Turis Manca" dan inilah salah satu yang menguatkan istilah "the best" tadi, karena di negara kita patokan untuk suatu daerah yang terkenal itu salah satunya dengan jumlah pengungjung atau turis luar negerinya.
Pada awal saya tinggal di kota ini saya sudah merasa cukup nyaman dengan kondisi budaya, bahasa maupun adat istiadatnya karena sebelumnya saya juga pernah tinggal di kota Padang sumatera barat. Jadi dari segi bahasanya saya sudah lumayan terampil dan tidak kesulitan lagi  dalam menggunakan bahasa daerah bukittinggi ini. Masyarakat di kota Bukittinggi kebanyakan berprofesi sebagai pedagang yang juga dapat dikatan bahwa pedagang di kota ini sangat makmur tingkat ekonominya dan disini juga terdapat pasar pusat grosiran konveksi yang terbesar di wilayah provinsi sumatera barat yaitu pasar Aur kuning kota Bukittinggi. Dikota ini saya juga bekerja dibidang perdagangan tepatnya tempat kerja saya juga berada di kawasan pasar Aur Kuning kota Bukittinggi. Tahun pertama saya berada di kota Bukittinggi saya Cuma full bekerja saja dan otomatis sebagai manusia normal sperti yang lainnya saya juga pengen mempunyai kesibukan dan hobi juga agar hidup saya tidak begitu menyedihkan dan galau tingkat dewa terus tiap malam minggu sambil gigit jari melihat orang gandengan tangan di depan mata ini lol, maka dari hal inilah saya pengen mencari dan memiliki suatu kegiatan atau kesibukan disamping saya bekerja seharian suntuk. Saya sebagai seorang music lovers sangat ingin menuangkat kratifitas saya dibidang muik dan akhirnya hal yang tidak pernah saya duga sebelumnyapun terjadi yaitu ada salah seorang teman seprofesi di aur kuning ngajak ikut bergabung main band dengan mereka dan karena saya tidak mempunyai kesibukan setelah pulang kerja tanpa pikir panjang saya terima saja ajakan dari teman saya tersebut. Dari sinilah awal yang sangat penting dalam kehidupan saya yaitu saya bertemu dengan sahabat-sahabat yang sangat baik dan membuat hidup saya seakan bersemangat dan mempunyai visi dan misi lagi. Sahabat tersebut sangat berarti bagi saya dan mempunyai andil besar bagi perubahan pemikiran saya untuk dapat melanjutkan studi lagi demi kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang, dan sampai sekarangpun hubungan saya dengan mereka sangat harmonis walaupun kurang romantis tapi Alhamdulillah masih baik hihi. Dari beberapa ide, motivasi dan masukan dari sahabat saya kemudian perlahan dapat membangkitkan semangat saya untuk melanjutakan studi/kuliah lagi. Kemudian saya memutuskan untuk berkuliah di salah satu akademi manajemen ilmu komputer(Amik Boekittinggi) di kota Bukittinggi. Di kampus ini saya mendapatkan segudang pengalaman yang sangat berharga baik dari kampus dan teman-teman saya di kampus tersebut. Berbagai cerita yang unik dan menarikpun dimulai dari sini, dan berbagai kisah kebahagian, semangat, kegalauan dan segudang kisah lainnyapun berawal dari sini. Dan alhamdulillah saya tahun 2016  saya lulus dan mendapatkan gelar sarjana saya dari kampus tersebut dengan kata lain saya lulus tepat waktu dari kampus ini. Dalam masa saya menjalani proses pembelajaran di kampus ini tentuny berbagai pengalam sudah saya rasakan dan mungkin sangat banyak dari pengalan tersebut yang tidak terlupakan bagi saya terutama pengalaman dengan teman-teman seperjuangan yang pasti akan sangat saya rindukan setelah saya lulus saat ini, kisah-kisah tersebut sampai sekarng masih melayag-layang di kepala saya dan walaupun begitu saya sadar bahwa hidup ini terus berputar dan kita semua mempunyai jalan hidup dan cerita kita masing-masing untuk kedepannya. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besar kepada kalian sahabat-sahabat yang telah menciptakan warna-warni dalam hidup saya yang pasti akan saya ingat terus sampai akhir nanti. Terima kasih juga kepada Kota Bukittinggi yang very-very beautiful ini karena telah memberikan kenyaman dan banyak cerita menarik kepada saya, kota yang indah alamnya yang sangat menakjubkan dan juga penduduknya yang sangat luar biasa tentunya tidak akan mudah untu k saya lupakan selama hidup saya.

Untuk masalah love-lovean saya sengaja tidak membahasnya pada tulisan ini karena ranahnya privat juga sangat tidak menyenangkan kalau yang membaca juga berasal dari spesies unik dan langka yang kita istilahkan dengan lado-ladoan(cabe-cabean) LOL dan juga karena terkadang kisah cinta yang dijalani itu juga ada mengandung unsur cabe-cabeannya Lol lagi. Dan demikian saja sedikit cerita saya mengenai kota Bukittinggi yang mengandung sejuta cerita atau lebih juga sih bagi saya dan berbagai kesilafan saya dalam menulis saya memintak maaf kepada Allah swt dan para pembaca sekalian. Dan juga jika ada dari hadirin pembaca yang ingin menyampaikan kritik dan saran dapat juga mengirimkannya melalui kantor pos eh maksud saya melalaui kolom komen dibawah ini. Terima kasih Assalamualaikum Warahmatullahi wabarokatu. Penulis ZAINAL RISKI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar